LiputanWarga.com – Ketua Umum Forum Komunikasi Pemuda Pecinta Alam Indonesia (FKPPAI), Alam Slamet Barkah, menilai langkah Presiden Prabowo Subianto dalam merespons dinamika geopolitik global saat ini sudah berada pada jalur yang tepat. Di tengah situasi internasional yang penuh ketidakpastian akibat rivalitas kekuatan besar, konflik regional, serta tekanan ekonomi global, Indonesia dinilai perlu mengambil posisi strategis yang tegas namun tetap mengedepankan prinsip politik luar negeri bebas aktif.
Menurut Alam, ketegasan sikap Presiden Prabowo menunjukkan upaya menjaga stabilitas nasional sekaligus memperkuat posisi tawar Indonesia di kancah internasional. Dalam konteks geopolitik yang fluktuatif, kebijakan luar negeri tidak hanya menyangkut diplomasi, tetapi juga menyentuh aspek ketahanan pangan, energi, pertahanan, hingga keberlanjutan lingkungan.
Ia menilai, pendekatan yang adaptif dan realistis akan memberikan sejumlah keuntungan bagi Indonesia. Pertama, memperkuat kedaulatan nasional melalui diversifikasi mitra strategis sehingga Indonesia tidak terjebak dalam orbit kepentingan satu blok kekuatan tertentu. Kedua, membuka peluang investasi dan kerja sama teknologi yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi serta penciptaan lapangan kerja. Ketiga, memperluas ruang diplomasi hijau, khususnya dalam isu perubahan iklim dan transisi energi, yang relevan dengan kepentingan generasi muda dan keberlanjutan lingkungan.
Alam juga menekankan bahwa stabilitas politik dan kepastian arah kebijakan menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan investor dan mitra internasional. Dalam kondisi global yang tidak menentu, negara yang mampu menunjukkan konsistensi dan kepemimpinan kuat akan lebih dipercaya sebagai mitra jangka panjang.
Sebagai organisasi kepemudaan yang bergerak di bidang lingkungan dan kebangsaan, FKPPAI memandang bahwa kebijakan luar negeri yang berorientasi pada kepentingan nasional sekaligus terbuka terhadap kolaborasi global akan memperkuat posisi Indonesia sebagai negara berkembang yang berpengaruh. Langkah Presiden Prabowo, menurutnya, bukan hanya respons terhadap dinamika geopolitik, tetapi juga strategi untuk memastikan Indonesia tetap berdiri kokoh dan memperoleh manfaat maksimal dari percaturan global.








