Beranda / Nasional / Quraish Shihab : Ingatkan Makna Kekuasaan Depan Presiden Prabowo

Quraish Shihab : Ingatkan Makna Kekuasaan Depan Presiden Prabowo

LiputanWarga.com — Ulama dan cendekiawan Muslim Indonesia M Quraish Shihab menyampaikan pesan reflektif tentang makna kekuasaan dalam peringatan Nuzulul Qur’an tingkat kenegaraan yang digelar di Istana Negara, Jakarta. Dalam kesempatan tersebut, ia mengingatkan bahwa kekuasaan bukan sekadar simbol otoritas, melainkan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab moral.

Acara tersebut turut dihadiri Presiden Prabowo Subianto beserta sejumlah pejabat negara dan tokoh masyarakat. Dalam tausiyahnya, Quraish Shihab menekankan bahwa setiap pemimpin pada hakikatnya memegang amanah rakyat yang kelak akan dimintai pertanggungjawaban, baik di hadapan masyarakat maupun di hadapan Tuhan.

Ia juga memanjatkan doa agar Presiden Prabowo senantiasa diberi kekuatan, kebijaksanaan, dan keadilan dalam memimpin bangsa Indonesia. Menurutnya, kepemimpinan yang baik tidak hanya ditentukan oleh kekuasaan politik atau kekuatan institusi, tetapi juga oleh nilai-nilai moral, integritas, serta komitmen untuk melayani kepentingan rakyat.

Dalam pandangan Quraish Shihab, Al-Qur’an memberikan banyak pelajaran penting mengenai tanggung jawab kepemimpinan. Seorang pemimpin, katanya, harus mampu menjaga keseimbangan antara kewenangan dan keadilan, serta memastikan bahwa kekuasaan digunakan untuk menghadirkan kemaslahatan bagi masyarakat luas.

Peringatan Nuzulul Qur’an di Istana Negara tersebut juga menjadi momentum spiritual bagi para pemimpin nasional untuk melakukan refleksi. Melalui nilai-nilai Al-Qur’an, para pemimpin diharapkan dapat meneguhkan komitmen terhadap keadilan sosial, persatuan bangsa, serta pelayanan yang tulus kepada rakyat.

Pesan yang disampaikan Quraish Shihab menjadi pengingat bahwa kekuasaan bukan tujuan akhir, melainkan sarana untuk menegakkan nilai kebaikan dan keadilan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Dalam konteks itu, kepemimpinan yang kuat harus dibangun di atas fondasi moral, tanggung jawab, serta kesadaran akan amanah yang diemban.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *