Jakarta, LiputanWarga.com — Tim nasional Indonesia kembali memanggil puluhan pemain terbaiknya untuk memperkuat skuad Garuda dalam agenda pertandingan internasional yang dijadwalkan berlangsung pada Maret 2026. Pemanggilan ini menjadi bagian dari persiapan menghadapi rangkaian pertandingan internasional sekaligus upaya memperkuat konsistensi performa tim nasional di level global.
Pelatih kepala timnas Indonesia, John Herdman, merilis daftar sementara yang berisi 40 pemain dari berbagai posisi. Komposisi pemain tersebut merupakan perpaduan antara pemain yang berkarier di kompetisi domestik dan sejumlah pemain diaspora yang merumput di klub luar negeri.
Di sektor penjaga gawang, beberapa nama yang selama ini menjadi pilar tim kembali mendapat kepercayaan. Di antaranya adalah Emil Audero, Maarten Paes, serta Ernando Ari. Ketiga kiper ini dinilai memiliki pengalaman serta kualitas yang dapat memberikan rasa aman di bawah mistar gawang tim Garuda.
Pada lini pertahanan, pelatih memanggil sejumlah bek yang dikenal memiliki kemampuan bertahan solid dan pengalaman internasional. Nama-nama seperti Jay Idzes, Kevin Diks, Justin Hubner, serta Elkan Baggott kembali masuk dalam daftar skuad. Kehadiran mereka diharapkan mampu memperkuat koordinasi serta disiplin pertahanan tim nasional.
Di sektor gelandang, sejumlah pemain kreatif kembali dipercaya untuk mengatur tempo permainan. Beberapa di antaranya adalah Marc Klok, Ivar Jenner, Ricky Kambuaya, serta dua pemain sayap yang dikenal memiliki kecepatan dan kreativitas, yakni Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman.
Sementara itu, pada lini depan tim pelatih juga memberikan kesempatan kepada sejumlah penyerang muda dan pemain diaspora untuk memperkuat daya gedor tim. Di antaranya adalah Ole Romeny, Ragnar Oratmangoen, Ramadhan Sananta, hingga striker muda potensial Hokky Caraka.
Daftar 40 pemain tersebut masih bersifat sementara. Tim pelatih akan melakukan proses seleksi lanjutan untuk menentukan komposisi skuad final yang akan tampil dalam pertandingan resmi. Pemusatan latihan juga direncanakan dilakukan guna membangun kekompakan tim sekaligus mematangkan strategi permainan.
Pemanggilan pemain diaspora yang dipadukan dengan talenta muda dari kompetisi domestik menunjukkan keseriusan dalam membangun kekuatan tim nasional secara berkelanjutan. Dengan komposisi yang semakin kompetitif, publik sepak bola Indonesia berharap skuad Garuda mampu menunjukkan performa terbaik dan meraih hasil positif dalam agenda pertandingan internasional mendatang.









